RUBRIK

Belanja Online? Di PLN Mobile Aja!

Hadirnya fitur marketplace pada PLN Mobile kian melengkapi fungsi aplikasi bagi pengguna. Tidak hanya menikmati berbagai layanan kelistrikan, pengguna PLN Mobile kini juga bisa berbelanja online via SuperApps milik PLN tersebut. Bahkan, dari setiap transaksi belanja yang dilakukan, pengguna turut berpartisipasi dalam memajukan sektor UMKM di Indonesia.

 

Industri e-commerce tumbuh pesat seiring perubahan perilaku masyarakat dalam berbelanja. Menurut data yang dirilis dalam laporan “Navigating Indonesia’s E-Commerce: Omnichannel as the Future of Retail”, 74,5% konsumen memilih berbelanja online daripada berbelanja offline.

Peningkatan aktivitas belanja online masyarakat juga terlihat dari kenaikan nilai transaksi ekonomi e-commerce yang dicatat pemerintah pada kuartal I/2022, yaitu Rp108,54 triliun. Angka tersebut naik 23% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tren belanja online bukan hanya memacu pertumbuhan e-commerce. Namun, juga mendorong para pelaku usaha—termasuk pelaku UMKM untuk bermigrasi ke platform digital, yakni melalui marketplace.

UMKM Naik Kelas

Di tengah kompetisi marketplace saat ini, PLN Mobile menghadirkan fitur marketplace yang mengedepankan sederet unique value sebagai keunggulannya. Seperti halnya PLN Mobile, fitur ini dikembangkan dan dikelola oleh ICON+.

Keberadaan marketplace PLN Mobile di industri e-commerce nasional digadang sebagai sebuah karya inovasi anak bangsa yang sahamnya sepenuhnya dimiliki perusahaan berbendera nasional.

Lewat fitur ini, pelanggan PLN yang juga user PLN Mobile bisa berbelanja sekaligus memenuhi kebutuhan listriknya. Di sisi lain, fitur marketplace adalah wadah yang disediakan PT PLN (Persero) bagi para pelaku UMKM binaan PLN untuk mempromosikan produknya kepada pelanggan.

Fitur marketplace PLN Mobile juga merupakan bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN dalam membina dan mendorong pengembangan UMKM agar naik kelas.

“Untuk saat ini, marketplace PLN Mobile memang tidak terbuka untuk umum seperti di marketplace lain. Seller yang masuk di sini adalah UMKM-UMKM yang sudah terdaftar di PLN. UMKM yang bergabung di sini, kami pastikan sudah benar-benar terverifikasi,” jelas Junior Engineer User Interface/User Experience Divisi Beyond KWH Lazarus Tharub Widijanto.

Selain UMKM, dealer-dealer resmi kendaraan listrik (electric vehicle – ev) juga telah bergabung di marketplace PLN Mobile, seperti Hyundai dan Nissan. “Jadi, kami pastikan seller yang ada di marketplace PLN Mobile sudah trusted dan verified. Inilah salah satu value yang kami tawarkan,” tambah Lazarus.

Keunggulan berikutnya adalah, mulai akhir 2022 nanti, konsumen bisa memanfaatkan fasilitas kredit multifinance untuk pembelian ev di PLN Mobile. Hal ini sekaligus sebagai langkah ICON+ dalam mendukung peningkatan jumlah ev sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

Pembelian ev di PLN Mobile juga akan disertai layanan maintenance-nya. “PLN Mobile memiliki ekosistem kelistrikan yang disebut EVDS (Electric Vehicle Digital Service). Jadi, tidak terputus hanya sampai di pembelian kendaraan listrik, konsumen bisa memanfaatkan layanan ev lainnya, mulai dari charging di SPKLU maupun home charging, penggantian baterai, dan perawatan kendaraan listrik,” papar Lazarus.

Perluasan segmen

Belum sampai setahun, tepatnya sejak fitur diluncurkan di akhir 2021 lalu, transaksi di marketplace PLN Mobile sudah tembus Rp6,6 miliar. Sedangkan jumlah produk yang terjual sudah menyentuh angka 80 ribu. Produk dengan transaksi terbesar, di antaranya kopi dan produk teknologi.

Salah satu daya tarik marketplace PLN Mobile bagi pelanggan adalah harga-harga produk yang lebih murah dibanding marketplace lainnya.

“Mitra kami adalah UMKM binaan PLN, mereka berharap transaksi lebih baik di PLN. Kebanyakan dari mitra ini sudah memotong harga produknya di awal sehingga harganya lebih murah dari harga yang mereka bandrol saat masuk di marketplace lainnya,” ungkap Lazarus.

Seiring dengan pertumbuhan jumlah seller dan transaksi yang semakin besar, ICON+ akan terus mengembangkan fitur marketplace PLN Mobile, baik secara infrastruktur maupun operasional. Tercatat, sudah ada 900 permintaan pendaftaran seller yang masuk ke marketplace PLN Mobile.

Dengan demikian, peningkatan infrastruktur dan operasional diharapkan dapat memperluas segmen pasar dan marketplace PLN Mobile pun terbuka bagi pelaku usaha secara umum.

iQuiz 8 – 2022
close slider

iQuiz 08 - 2022

Sejak 2021 hingga Agustus 2022, ICON+ secara periodik mencatat capaian layanan ICONNET di berbagai wilayah Indonesia. Dari tiga Strategic Business Unit (SBU) ICON+ berikut, manakah yang secara konsisten menduduki posisi puncak dalam penjualan ICONNET setiap bulannya?